Cathay Pacific Airways mengonfirmasi bahwa ekor pesawat penumpang mereka menyentuh landasan saat mendarat di Bandara Hong Kong pekan lalu. Insiden ini mendorong regulator penerbangan kota tersebut untuk meminta laporan dari maskapai.
Dalam tanggapan terhadap pertanyaan yang diajukan oleh South China Morning Post pada hari Kamis, pihak maskapai menjelaskan bahwa ekor dari Airbus A330-300 yang mengoperasikan penerbangan CX509 dari Bandara Narita Tokyo telah melakukan kontak dengan landasan saat melakukan manuver “go-around” di Bandara Internasional Hong Kong pada hari Jumat lalu.
“Pesawat tersebut kemudian berhasil mendarat dengan aman di Bandara Internasional Hong Kong dan diparkir di bay tempat penumpang turun dengan normal,” ujar juru bicara Cathay.
“Tidak ada laporan cedera di antara kru yang bertugas maupun penumpang yang berada di dalam pesawat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan, “Tim teknik kami sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh dan akan melaksanakan pemeliharaan yang diperlukan sebelum pesawat kembali beroperasi.”
Dalam dunia penerbangan, manuver “go-around” merupakan prosedur standar di mana pilot membatalkan pendekatan pendaratan dan naik kembali untuk mencoba mendarat kembali. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan, terutama jika ada kendala atau kondisi yang tidak memungkinkan untuk pendaratan yang aman.
Insiden ini menjadi perhatian, mengingat pentingnya keselamatan penerbangan di tengah tingginya volume lalu lintas udara di Hong Kong, yang merupakan salah satu pusat penerbangan utama di Asia. Penumpang dan masyarakat umum diharapkan dapat memahami bahwa tindakan pencegahan seperti ini sangat penting dalam menjaga keselamatan penerbangan.