Dalam lima tahun terakhir, peta pendidikan tinggi global telah mengalami perubahan signifikan. Universitas-universitas di Asia, terutama di Hong Kong dan Tiongkok, berhasil naik peringkat di tingkat internasional, sementara lebih dari 70 persen institusi pendidikan di Amerika Serikat mengalami penurunan peringkat. Hal ini terungkap dalam analisis yang dilakukan oleh South China Morning Post.
Berdasarkan data dari lembaga pendidikan asal Inggris, Quacquarelli Symonds (QS), tren ini menunjukkan bahwa keunggulan dalam pendidikan tinggi tidak lagi didominasi oleh sejumlah negara Barat. Kinerja universitas-universitas Tiongkok yang semakin meningkat sebagian besar dipicu oleh meningkatnya dana penelitian yang mereka terima.
QS juga menambahkan bahwa universitas-universitas Asia kemungkinan akan terus meraih kemajuan, terutama dalam hal dampak penelitian, inovasi, dan pengaruh regional. Meskipun demikian, mereka tidak memperkirakan akan terjadi penggantian mendadak terhadap institusi-institusi Barat.
“Peta pendidikan tinggi global semakin kompetitif, lebih beragam secara geografis, dan didefinisikan oleh banyak pusat keunggulan, bukan hanya satu wilayah dominan,” ungkap QS dalam laporan mereka.
Negara Amerika Serikat, yang selama ini dianggap sebagai kekuatan dalam pendidikan, mencatatkan 73 persen universitasnya mengalami penurunan peringkat dalam kurun waktu lima tahun. Bahkan, delapan universitas di AS terpaksa keluar dari daftar 200 besar, mencatatkan salah satu kinerja terlemah secara global.
Namun, QS menyatakan bahwa inti dari cerita ini bukanlah penurunan Barat. Melainkan, pergeseran tersebut menunjukkan bahwa institusi-institusi pendidikan di Asia, khususnya di Hong Kong dan Tiongkok, semakin diperhitungkan di kancah internasional. Hal ini menjadi relevan bagi pembaca Indonesia, yang saat ini melihat semakin banyak kesempatan untuk belajar di luar negeri, termasuk di negara-negara Asia yang kini muncul sebagai pusat pendidikan tinggi yang berkualitas.
Dengan kemajuan ini, universitas-universitas di Hong Kong dan Tiongkok tidak hanya menawarkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menjadi alternatif menarik bagi mahasiswa Indonesia yang mencari pengalaman internasional dan mutu pendidikan yang kompetitif.